AC Milan ternyata Sempat Pertimbangkan Frank De Boer

AC Milan ternyata Sempat Pertimbangkan Frank De Boer

Tak hanya De Boer, sebelum akhirnya memilih Vicenzo Montella, Rossoneri sejatinya juga mempertimbangkan sejumlah nama lain, termasuk diantaranya Pelatih Sampdoria, Giampaolo. Namun, pada akhirnya AC Milan lebih memilih Montella untuk tangani Tim Utama musim ini, menggantikan Christian Brocchi.

AC Milan ternyata Sempat Pertimbangkan Frank De Boer

Frank De Boer, pelatih asal Belanda tersebut bisa jadi saat ini merupakan manajer anyar Inter Milan, setelah yang bersangkutan ditunjuk untuk jadi pengganti Roberto Mancini pada musim panas kemarin, tapi tahukah anda? Ternyata, nama mantan juru taktik Ajax Amsterdam tersebut sempat nyaris menjadi manajer AC Milan sebagaimana rival Sekota La Beneamata itu juga jadi pertimbangan Rossoneri untuk menggantikan posisi Christian Brocchi di musim panas kemarin.

Ya, Hal tesebut memang benar adanya, dan dituturkan oleh CEO Klub, Adriano Galliani. Dikatakan oleh sosok veteran asal Italia tersebut bahwa pada musim panas kemarin, setidaknya ada enam kandidat yang dipertimbangkan AC Milan untuk menggantikan Sinisa Mihajlovic, antara lain Vicenzo Montella, Giampaolo (Pelatih Sampdoria), Christian Brocchi,  dua pelatih berpengalaman dan yang terakhir adalah Frank De Boer sendiri.

Akan tetapi, pada akhirnya Milan menjatuhkan pilihan kepada Vincenzo Montella, dan ditegaskan oleh Galliani, bahwa dia tetap senang dengan pilihan Klub.

”Montella, De Boer dan Giampaolo merupakan kandidat pelatih kami, jika ditotal, ada enam kandidat, termasuk diantaranya Christian Brocchi dan dua nama besar lainnya dengan pengalaman yang besar, namun kami kemudian memutuskan untuk merekrut montella dan kami senang dengan pilihan ini. Tim asuhannya telah bermain dengan bagus, dan ini adalah sesuatu yang sudah lama diharapkan Silvio Berlusconi, juga para fans.”

”Saya sangat mengapresiasi, dan kami harus tetap menjaga konsistensi ini. Kami berhadapan dengan tim-tim yang kuat, tapi masih banyak hal yang harus dilakukan. Pertandingan melawan Udinese telah menunjukkan betapa Serie A Italia memang tidak bisa diprediksi” Ujar Galliani kepada Milan Channel.

Related posts

Leave a Comment