Walau Pisah dengan Keluarga, di Manchester Mourinho Tetap Bahagia

Walau Pisah dengan Keluarga, di Manchester Mourinho Tetap Bahagia
Mourinho and family, manchester united, Liga inggris, premier league
Mourinho dan keluarganya

Walaupun timnya mampu mengungguli permainan saat melawan Sunderland dengan skor 3-1 dalam putaran ke 18 Premier League 2016-2017, Jose Mourinho selaku pelatih Manchester United, merasa tak puas dengan performa pasukannya terutama di babak pertama.

Pertandingan di Old Trafford itu berjalan cukup menarik karena sang lawan bermain ngotot untuk mendapat hasil maksimal. Akan tetapi pada akhirnya United mampu menundukkan kucing hitam itu dengan sumbangan gol dari Daley Blind, Zlatan Ibrahimovic dan tendangan skorpion dari Henrikh Mkhitaryan. Meskipun demikian mereka sempat kebobolan di menit-menit terakhir pertandingan melalui gol hiburan Fabio Borini.

Mourinho ternyata kurang puas dengan performa anak didiknya dalam laga tersebut. Ia menyebut penampilan mereka di babak pertama tak sesuai dengan harapannya.

Seperti yang dikutip Sportsmole, Ia mengatakan “Saya tidak suka dengan kinerja kami di babak pertama. Namun Saya suka hasil akhirnya, Saya sangat menyukai babak kedua. Babak pertama saya tidak suka. Saya mengharapkan kami untuk memulai jauh lebih baik,”

Ia melanjutkan “Saya tahu David Moyes dan Sunderland pantas mendapat pujian untuk apa yang mereka lakukan di babak pertama. Di babak kedua kami mendapatkan segala sesuatunya kembali, intensitas, memulihkan bola di area lawan, memainkan umpan-umpan cepat dan memiliki pemain seperti Anthony Martial dan Henrikh Mkhitaryan di bangku cadangan yang sangat membantu. Kami pantas menang,”.

Namun saat ditanya tentang isu yang mengatakan bahwa dirinya tidak bahagia dengan kehidupannya di kota Manchester, ia membantahnya. Pada bulan Oktober lalu, Ia sempat mengatakan hidup di kota Manchester itu seperti semacam bencana baginya karena ia harus terpisah dari keluarganya yang masih tinggal di London.

Memang sebelum menjabat sebagai pelatih di MU, Ia merupakan pelatih rivalnya, Chelsea, klub yang berbasis di London, namun saat pindah ke Manchester, keluarga Mourinho tetap tinggal di London.

Ia menjelaskan bahwa Ia memang masih sering berkunjung ke London akan tetapi hal itu bukan berarti dirinya tak bahagia di Manchester. Ia menjelaskan kepada The Guardian “Mengatakan pada orang-orang bahwa saya tak bahagia di sini [Manchester] tapi saya bahagia di London adalah omong kosong. Keluarga saya di London karena anak perempuan saya kuliah. Anak laki saya bermain untuk Fulham. Saya tak bisa memaksa mereka ikut dengan saya, mereka punya kehidupannya sendiri dan mereka pada usia di mana mereka ingin terbang,”.

Ia menambahkan “Satu hari dalam satu pekan, ketika saya bisa dan di masa-masa sulit dalam semua pertandingan, saya pergi ke London untuk makan malam bersama keluarga,”.

Related posts

Leave a Comment